TEKNOLOGI – Frore Systems memperkenalkan LiquidJet Diamond, teknologi pendingin cair untuk chip kecerdasan buatan (AI) yang dirancang meningkatkan efisiensi pusat data. Dalam laporan yang diterbitkan pada 8 Oktober 2026, Wccftech menjelaskan bahwa solusi ini mengintegrasikan material berlian pada coldplate untuk mengatasi panas ekstrem yang muncul ketika GPU menjalankan beban kerja AI berintensitas tinggi. Frore Systems mengklaim teknologinya dapat meningkatkan efisiensi token per watt hingga 35 persen dibandingkan coldplate konvensional berbasis metode skiving.
LiquidJet Diamond merupakan pengembangan dari sistem LiquidJet sebelumnya yang menggunakan desain pendinginan cair tiga dimensi dengan jalur sangat pendek dan bertingkat. Struktur tersebut dapat disesuaikan dengan distribusi panas setiap GPU, termasuk titik-titik yang menghasilkan suhu tertinggi. Sistem LiquidJet generasi awal diklaim mampu menurunkan suhu die GPU sebesar 12 derajat Celsius, sekaligus meningkatkan efisiensi token per watt sekitar 25 persen. Penambahan penyebar panas berbahan berlian memberikan penurunan suhu tambahan hingga 10 derajat Celsius.
CEO sekaligus pendiri Frore Systems, Seshu Madhavapeddy, menjelaskan tantangan yang dihadapi industri AI. “AI Factories are facing major performance barriers,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa peningkatan kepadatan daya GPU menciptakan titik panas ekstrem yang dapat menghambat performa apabila tidak ditangani dengan sistem pendinginan memadai. Menurut perusahaan, LiquidJet Diamond mampu menangani kepadatan panas hingga 770 watt per sentimeter persegi.
Dibandingkan coldplate konvensional, teknologi baru ini diklaim menawarkan efisiensi perpindahan panas 75 persen lebih tinggi, kepadatan daya maksimum pada titik panas lebih dari 150 persen lebih besar, serta suhu GPU yang lebih rendah sekitar 16–22 derajat Celsius. Perusahaan juga menyebut sistem tersebut dirancang sebagai peningkatan yang dapat diterapkan tanpa perubahan besar pada infrastruktur pendinginan yang sudah tersedia.
Frore Systems mendemonstrasikan teknologi ini pada OCP Global Summit 2026 menggunakan solusi NVIDIA Rubin berdaya 2.300 watt. Jika klaim tersebut terbukti dalam penerapan nyata, LiquidJet Diamond berpotensi membantu operator pusat data menghasilkan lebih banyak keluaran AI tanpa menambah anggaran daya secara proporsional, sekaligus menekan biaya operasional infrastruktur komputasi.
