TEKNOLOGI – Kioxia kembali meningkatkan kemampuan penyimpanan berkecepatan tinggi melalui pengembangan SSD seri GP1 yang mampu melampaui 20 juta IOPS. Dalam laporan yang diterbitkan pada 12 Oktober 2026, TechRadar mengungkap bahwa model terbaru tersebut menawarkan performa baca acak sekitar dua kali lebih tinggi dibandingkan versi GP1 yang diperkenalkan pada Agustus 2026. Pencapaian ini memperkuat ambisi Kioxia untuk menghadirkan teknologi penyimpanan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan memori sistem kecerdasan buatan (AI).
Angka 20 juta IOPS merujuk pada kemampuan membaca blok data acak berukuran 512 byte dalam satu detik. Performa tersebut penting bagi infrastruktur AI yang perlu mengakses banyak data berukuran kecil dengan cepat. SSD ini memanfaatkan teknologi XL-FLASH generasi ketiga, yang diklaim menghadirkan kecepatan baca tiga kali lebih tinggi dan peningkatan kecepatan tulis sekitar 150 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Peningkatan tersebut didukung desain internal memori yang memperpendek jalur pengiriman sinyal untuk mengurangi keterlambatan akses. Kioxia juga menambah jumlah bidang memori dalam setiap chip dibandingkan XL-FLASH generasi kedua yang menggunakan 16 bidang. Perusahaan memperkirakan efisiensi pembacaan meningkat sekitar 40 persen, sedangkan efisiensi penulisan naik hingga 80 persen. Meski demikian, konsumsi energi untuk setiap operasi diperkirakan tetap meningkat seiring bertambahnya performa.
Kioxia mengembangkan teknologi ini untuk membantu mengatasi keterbatasan DRAM pada pusat data AI. Neville Ichhaporia, Senior Vice President sekaligus General Manager unit bisnis penyimpanan Kioxia America, menyatakan, “Kioxia is making game-changing high-performance flash storage solutions for AI infrastructure.” Ia juga menegaskan bahwa meningkatnya tuntutan performa AI membuat penyimpanan yang efisien dan mudah ditingkatkan menjadi fondasi penting inovasi.
SSD GP1 dirancang mendukung akses penyimpanan langsung oleh GPU melalui antarmuka PCIe 6.0 dan protokol NVMe 2.2 pada generasi sebelumnya. Pendekatan ini berpotensi mengurangi beban perpindahan data melalui CPU. Namun, Kioxia belum memastikan apakah model terbaru mempertahankan antarmuka tersebut maupun mengungkap angka ketahanan tulisnya.
Selain GP1, Kioxia turut memperlihatkan SSD LD4 berkapasitas 15,36 TB dan 30,72 TB dengan antarmuka PCIe 5.0. Kehadiran kedua produk ini menunjukkan upaya perusahaan mengembangkan penyimpanan berkapasitas besar sekaligus berperforma tinggi untuk kebutuhan pusat data modern.
