TEKNOLOGI – Lenovo resmi memperkenalkan perangkat hotspot portabel bernama Portable Wi-Fi 6+ di China. Produk dengan nomor model L016 ini menyasar pengguna yang membutuhkan akses internet praktis tanpa harus memasang jaringan broadband tetap. Menurut laporan Gizmochina yang terbit pada 10 Oktober 2026, perangkat tersebut telah terdaftar di JD.com dengan harga 59 yuan atau sekitar US$9. Dengan harga terjangkau, Lenovo menawarkan solusi konektivitas ringkas untuk aktivitas sehari-hari, terutama ketika pengguna bepergian atau bekerja di luar rumah.
Dari segi desain, Lenovo Portable Wi-Fi 6+ memiliki dimensi 105,1 x 70,1 x 14,1 milimeter dengan bobot hanya 90 gram. Ukurannya yang ringkas membuat perangkat ini mudah dimasukkan ke dalam tas atau saku. Lenovo menyediakan pilihan warna hitam dan putih, menggunakan bodi plastik dengan lubang untuk memasang tali gantungan. Sementara itu, port USB-C di bagian samping berfungsi sebagai konektor pengisian daya.
Untuk konektivitas, hotspot ini menggunakan chipset komunikasi ASR dan mendukung standar Wi-Fi 6. Lenovo mencantumkan kecepatan transmisi teoretis maksimum mencapai 287 Mbps. Namun, kecepatan internet aktual tetap bergantung pada kualitas jaringan seluler, kondisi lingkungan, serta perangkat yang terhubung. Hotspot ini dapat melayani hingga 10 perangkat secara bersamaan, termasuk smartphone, tablet, dan laptop.
Lenovo membekalinya dengan baterai berkapasitas 3.000mAh yang diklaim mampu menyediakan waktu siaga hingga 12 jam. Perangkat ini juga memiliki chip manajemen daya pintar untuk memantau suhu dan kondisi penggunaan, sehingga konsumsi energi dapat dioptimalkan. Menariknya, pengisian daya melalui USB-C tetap dapat dilakukan ketika hotspot sedang digunakan. Lenovo turut menyatakan bahwa baterainya memenuhi persyaratan keselamatan untuk dibawa menggunakan pesawat dan kereta cepat.
Pembeli juga memperoleh bonus kuota uji coba sebesar 1.500GB. Meski terdengar besar, layanan ini memiliki batasan penting: konektivitasnya hanya tersedia di wilayah yang didukung di daratan utama China dan tidak dapat digunakan di luar negeri. Karena itu, konsumen internasional perlu menunggu informasi lebih lanjut sebelum mempertimbangkannya sebagai solusi internet saat bepergian.
