Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
July 22, 2024
NEWSLIVE

Wells Fargo Pecat Karyawan yang Ketahuan Pura-Pura Bekerja

Wijaya
  • Juli 9, 2024
  • 2 min read
Wells Fargo Pecat Karyawan yang Ketahuan Pura-Pura Bekerja

NEWSLIVE – Praktik berpura-pura bekerja membawa bencana bagi sejumlah karyawan bank Wells Fargo. Tanpa ampun, perusahaan langsung memecat mereka yang ketahuan menggunakan keyboard palsu agar terlihat tengah bekerja. “Setelah meninjau tuduhan yang melibatkan simulasi aktivitas keyboard yang menciptakan kesan kerja yang aktif,” kata perusahaan dalam pengajuan ke Otoritas Regulasi Industri Keuangan (FINRA) mengenai alasan pemecatan, dikutip dari Quartz, Minggu (7/7/2024).

Juru bicara Wells Fargo menegaskan bahwa perusahaan tidak menoleransi perilaku tidak etis dari karyawan. “Wells Fargo memiliki standar tinggi untuk karyawan dan tidak menoleransi perilaku tidak etis,” ujarnya.

Budaya bekerja langsung dari kantor memang telah berubah sejak pandemi. Banyak perusahaan yang memutuskan karyawan bisa bekerja dari rumah atau secara jarak jauh, bahkan setelah pandemi usai. Namun, hal ini menimbulkan banyak kekhawatiran tentang keterlibatan karyawan dalam pekerjaan mereka.

Baca juga: Pemerintah Selidiki Kebocoran Password PDNS ke Scribd

Dalam laporan State of the Global Workplace dari Gallup, disebutkan bahwa 62% pekerja di seluruh dunia tidak terlibat dalam pekerjaannya. Laporan yang sama juga menyatakan bahwa 15% pekerja secara aktif tidak terlibat, sering kali karena manajer yang buruk atau lingkungan kerja yang tidak mendukung, sehingga mereka terus mencari pekerjaan baru.

Pandemi juga menjadi awal penggunaan banyak alat untuk pura-pura bekerja. Alat-alat ini digunakan saat bekerja jarak jauh tanpa pengawasan langsung. Salah satu alat yang paling terkenal adalah mouse jigglers. Alat ini membuat mouse terlihat bergerak sehingga komputer tetap aktif dan tidak masuk mode tidur meskipun tidak digunakan.

Wells Fargo menindak tegas penggunaan alat-alat seperti ini. Pemecatan para karyawan yang ketahuan menggunakan keyboard palsu adalah bukti bahwa perusahaan tidak akan mentoleransi tindakan menipu ini. “Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa semua karyawan bekerja dengan integritas dan sesuai dengan standar tinggi yang kami tetapkan,” tegas juru bicara perusahaan.

Baca Juga:  Timnas U20 Indonesia Kalah 0-1 dari Italia di Babak Pertama Maurice Revello Tournament 2024

Perubahan budaya kerja ini menuntut karyawan dan perusahaan untuk beradaptasi dengan cara baru dalam bekerja dan berinteraksi. Namun, integritas dan etika kerja tetap menjadi hal yang tak boleh diabaikan, baik saat bekerja di kantor maupun dari jarak jauh. Wells Fargo memberikan pesan tegas bahwa perilaku menipu tidak akan dibiarkan, dan setiap karyawan harus tetap bekerja dengan jujur dan profesional.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *