Netwriter can get reward Join NowLOGIN / DAFTAR Netwriter
February 6, 2023
Snap Today

Dokumentasi Narasi : Cinta Tak Terbilang untuk Eril

tiyar
  • Agustus 3, 2022
  • 2 min read
Dokumentasi Narasi : Cinta Tak Terbilang untuk Eril

Snaptoday, Livetoday – Pada 26 Mei 2022, Dokumentasi Narasi, mengangkat kisah Emmeril Khan Mumtadaz atau Eril, putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, di nyatakan hilang saat berenang di Sungai Aare di Swiss.

Masa pencarian berlangsung beberapa hari hingga jasad Ariel di temukan dua minggu kemudian. Kejadian ini tidak hanya membuat sedih keluarganya, tetapi juga menarik perhatian masyarakat. Dari kawanan duka hingga kekacauan waktu peristiwa.

Di lansir dari Channel Youtube Narasi, Mata Najwa coba menengok kembali kisah kepulangan Eril. Sang ibunda dan istri Ridwan Kamil, Atalia Ridwan Kamil akhirnya siap bercerita banyak tentang “kehilangan Eril” di mata Najwa dan sukses mendapat perhatian netizen dengan 7 juta views lebih dan 400 ribu likes.

Dokumentasi Narasi : Cinta Tak Terbilang untuk Eril

Mata Najwa mendengarkan dan memberi ruang bagi perspektif dan emosi mereka yang di tinggalkan oleh cinta yang tak terkatakan.

Untuk pertama kalinya, Ridwan Kamil dan Atalia terbuka untuk berbagi banyak tentang kesedihan dan berita kehilangan, Ridwan Kamil dan Atalia menceritakan kepergian anak mereka, Emmeril Kahn Mumtadz (Eril).

Dokumentasi Narasi : Atalia Kembali Bercerita

Meninggal saat berlibur bersama keluarga. Saat itu, Eril berencana melanjutkan studi sarjana di Swiss. Atalia menceritakan banyak kisah mengharukan tentang kenangan Eril, dan meskipun saya tidak bisa menahan air mata, mereka membantu kami memahami kehidupan.

Karena begitulah cara kita mengungkapkan kerinduan kita akan cinta yang tak terhitung,. Banyak hal yang di luar dugaan membuat Atalia kembali meneteskan air mata, termasuk bagaimana nama Ariel tidak lagi muncul di kartu keluarga (KK). Setiap kali rindu menyerang, selalu ada keinginan untuk bertemu.

Melalui channel youtubenya, pembawa acara Mata Najwa kembali bertanya kepada Atalia tentang kenangannya bersama anak-anaknya.

“Jadi waktu kami mengurus akta kematian Eril, kami mendapat akta, dan ketika kami mendapat akta, oh ya, terima kasih ya, lalu tiba-tiba, ini semua kartu keluarganya, dan saya menangis, karena Eril namanya tidak ada, kan?” ungkap Ataliya

“Jadi aku bilang, kenapa nama eril hilang, ayah, itu saja”

“Ayahnya bilang Tidak, Bu, ini cuma administrasi,”

“Itulah yang saya ingat waktu di sana,” kata Ataliya.***

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *