TEKNOLOGI – Sony Semiconductor Solutions memperkenalkan LYTIA 720, sensor kamera terbaru beresolusi 50 megapiksel yang dirancang untuk meningkatkan kualitas fotografi dan videografi smartphone. Sensor CMOS bertumpuk (stacked CMOS) ini menawarkan kemampuan perekaman video hingga 4K 120 FPS serta dynamic range yang diklaim mencapai 100 dB atau setara sekitar 16,6 stop. Berdasarkan laporan Y.M.Cinema pada 30 Oktober 2026, teknologi tersebut menjadi salah satu pengembangan terbaru Sony dalam menghadirkan kemampuan pencitraan kelas atas pada perangkat berukuran ringkas.
LYTIA 720 menggunakan format sensor optik 1/1,56 inci dengan diagonal 10,24 mm, ukuran piksel 1,0 mikrometer, serta filter warna Quad Bayer. Kombinasi tersebut dirancang untuk menghasilkan gambar beresolusi tinggi sekaligus mempertahankan detail dalam berbagai kondisi pencahayaan. Sony juga membekalinya dengan teknologi Hybrid Frame-HDR (HF-HDR), yang menggabungkan Dual Conversion Gain HDR (DCG-HDR) dengan informasi gambar dari eksposur lebih singkat.
Pendekatan tersebut memungkinkan sensor menangkap detail pada area terang maupun gelap secara lebih seimbang. Dengan rentang dinamis mencapai 100 dB, LYTIA 720 berpotensi mengurangi masalah sorotan cahaya berlebihan dan bayangan yang kehilangan detail. Namun, angka hampir 17 stop tersebut merupakan konversi matematis dari klaim 100 dB, bukan hasil pengukuran dynamic range native dalam satu kali eksposur.
Kemampuan videonya juga menjadi daya tarik utama. Sensor ini mendukung perekaman 4K hingga 120 FPS untuk menghasilkan rekaman gerakan lambat yang lebih halus. Sementara itu, ketika fitur DCG-HDR diaktifkan, kemampuan perekaman 4K mencapai maksimal 60 FPS. Artinya, kombinasi resolusi, kecepatan frame tertinggi, dan HDR maksimal tidak tersedia secara bersamaan.
Sony turut meningkatkan kemampuan fotografi malam melalui teknologi Ultra High Conversion Gain (UHCG). Menurut perusahaan, sistem sirkuit tersebut mampu mengurangi noise acak hingga 50 persen dibandingkan sensor LYTIA 700. Untuk fotografi berkecepatan tinggi, LYTIA 720 dapat mengambil gambar 50 MP hingga 30 FPS dengan sistem all-pixel autofocus, serta foto 12,5 MP hingga 90 FPS.
Sony menjadwalkan pengiriman sensor untuk produksi massal mulai awal November 2026. Meski belum diketahui smartphone pertama yang akan menggunakannya, LYTIA 720 berpotensi menjadi pilihan menarik bagi produsen ponsel kelas menengah hingga flagship yang mengutamakan kemampuan kamera.
