Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
July 1, 2026
TEKNOLOGI

China Bangun Platform Angin Terapung 16 MW Pertama di Dunia

Wijaya
  • Juni 30, 2026
  • 2 min read
China Bangun Platform Angin Terapung 16 MW Pertama di Dunia

TEKNOLOGI – China kembali memperlihatkan kemajuan di sektor energi terbarukan dengan memperkenalkan platform pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai terapung berkapasitas 16 megawatt (MW), yang diklaim sebagai yang pertama di dunia dalam kelasnya. Menurut laporan utama Interesting Engineering, proyek ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan energi angin lepas pantai karena memungkinkan turbin berkapasitas sangat besar ditempatkan di perairan yang lebih dalam, wilayah yang sebelumnya sulit dimanfaatkan menggunakan fondasi tetap. Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi energi bersih sekaligus memperluas pemanfaatan sumber daya angin di lautan.

Platform terapung ini dikembangkan oleh perusahaan milik negara China, China Huaneng Group, bekerja sama dengan sejumlah institusi riset dan mitra industri. Turbin berkapasitas 16 MW tersebut dipasang di atas struktur terapung yang dirancang agar tetap stabil menghadapi gelombang tinggi, arus laut, dan angin kencang. Menurut Interesting Engineering, sistem ini memungkinkan pembangkit dipasang di laut dengan kedalaman yang jauh melebihi kemampuan turbin angin konvensional yang menggunakan pondasi di dasar laut.

Keunggulan utama teknologi terapung terletak pada fleksibilitas penempatannya. Banyak wilayah laut memiliki kecepatan angin lebih tinggi pada area yang lebih jauh dari garis pantai, tetapi kedalamannya membuat pembangunan fondasi permanen menjadi sangat mahal. Dengan memanfaatkan platform terapung, turbin dapat diposisikan di lokasi yang memiliki potensi angin lebih besar sehingga mampu menghasilkan listrik secara lebih optimal. Selain itu, proses pemasangan dan pemeliharaan juga dinilai lebih efisien karena sebagian pekerjaan dapat dilakukan di pelabuhan sebelum platform ditarik menuju lokasi operasional.

Menurut laporan sumber utama, platform tersebut memiliki kemampuan untuk memasok listrik bagi puluhan ribu rumah setiap tahunnya sekaligus membantu mengurangi emisi karbon dalam jumlah signifikan. Proyek ini menjadi bagian dari strategi China untuk mempercepat transisi menuju energi rendah karbon serta mencapai target netralitas emisi dalam beberapa dekade mendatang. Sejumlah negara lain, termasuk Norwegia, Inggris, dan Jepang, juga tengah mengembangkan teknologi serupa karena pembangkit angin terapung dipandang sebagai masa depan industri energi lepas pantai.

Baca Juga:  AMD Mundur dari Persaingan GPU High-End, Nvidia Tetap Dominan

Dalam artikel Interesting Engineering tidak terdapat dialog maupun kutipan pernyataan langsung dari pejabat atau pengembang proyek. Namun, peluncuran platform angin terapung 16 MW ini memperlihatkan semakin pesatnya inovasi China di bidang energi terbarukan. Dengan kapasitas pembangkit yang lebih besar, teknologi struktur terapung yang semakin matang, serta kemampuan beroperasi di laut dalam, proyek tersebut berpotensi mempercepat pemanfaatan energi angin skala besar dan memperkuat posisi China sebagai salah satu pemimpin global dalam pengembangan infrastruktur energi bersih.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *