Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
September 11, 2026
TEKNOLOGI

DLSS 5 Diuji di M5 Pro, Visual Naik tapi FPS Anjlok

  • September 9, 2026
  • 2 min read
DLSS 5 Diuji di M5 Pro, Visual Naik tapi FPS Anjlok

TEKNOLOGI – Teknologi NVIDIA DLSS 5 kembali menjadi perhatian setelah seorang pengembang berhasil menjalankan model neural rendering tersebut secara eksperimental pada Apple M5 Pro. Pengujian ini menarik karena DLSS selama ini lebih identik dengan GPU NVIDIA, sedangkan M5 Pro menggunakan arsitektur grafis terintegrasi Apple. Menurut laporan Wccftech sebagai sumber utama, eksperimen tersebut mampu meningkatkan kualitas visual secara signifikan, tetapi harus dibayar dengan penurunan performa yang sangat besar.

Eksperimen dilakukan dengan mem-porting model neural rendering DLSS 5 agar dapat berjalan secara native pada Apple Silicon melalui framework Metal. Pengembang lain kemudian menghubungkan backend Metal tersebut dengan game Windows menggunakan ReShade dan Game Porting Toolkit 4.0b2. Dengan konfigurasi tersebut, GPU 16-core pada M5 Pro dapat menjalankan pemrosesan yang menghasilkan peningkatan pada pencahayaan permukaan, ambient occlusion, serta persepsi kedalaman gambar.

Perubahan visualnya disebut cukup mencolok. DLSS 5 mampu membuat berbagai elemen dalam gambar terlihat lebih realistis melalui pemrosesan berbasis AI. Detail pencahayaan dan kedalaman menjadi lebih kuat dibandingkan tampilan sebelum teknologi tersebut diterapkan. Eksperimen ini sekaligus memperlihatkan bahwa model neural rendering NVIDIA secara teknis dapat diadaptasi untuk bekerja pada platform di luar GPU GeForce.

Namun, peningkatan kualitas gambar tersebut memiliki konsekuensi berat pada performa. Dalam pengujian yang dilaporkan Wccftech, M5 Pro hanya menghasilkan sekitar 2,32 frame per detik ketika DLSS 5 aktif. Pada resolusi 1440p, latensi input juga meningkat hingga sekitar 240 milidetik. Angka tersebut membuat pengalaman interaktif menjadi sangat tidak responsif meskipun kualitas gambar mengalami peningkatan.

Menurut penjelasan yang dikutip Wccftech dari Redditor “AnyPomelo3352”, salah satu penyebab utamanya berkaitan dengan kemampuan perangkat keras M5 Pro. DLSS 5 membutuhkan akselerasi FP8 untuk menjalankan beban kerja neural rendering secara efisien. M5 Pro tidak memiliki unit FP8 khusus yang dirancang untuk kebutuhan tersebut sehingga pekerjaan tersebut harus melalui jalur FP16.

Perbedaan kemampuan komputasi tersebut terlihat ketika dibandingkan dengan RTX 5050. GPU 16-core M5 Pro disebut mencapai sekitar 26 TOPS FP8, sedangkan RTX 5050 desktop berada di kisaran 105 TOPS FP8. Selisih tersebut membantu menjelaskan mengapa implementasi DLSS 5 eksperimental berjalan jauh lebih berat pada Apple Silicon.

Eksperimen ini bukan berarti DLSS 5 akan hadir secara resmi di Mac dalam waktu dekat. Justru, hasil tersebut memberikan gambaran mengenai tantangan menjalankan neural rendering lintas arsitektur. Kualitas visual yang meningkat memang menjanjikan, tetapi efisiensi perangkat keras tetap menjadi faktor penting ketika teknologi AI digunakan secara real-time.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *