HarmonyOS Jadi OS Mobile Terbesar Ketiga di Dunia
TEKNOLOGI – HarmonyOS resmi mencatat pencapaian penting di pasar sistem operasi mobile. Sistem operasi milik Huawei tersebut kini disebut sebagai sistem operasi mobile terbesar ketiga di dunia, berada di belakang Android dan iOS. Informasi ini menjadi sorotan setelah Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China mengungkap perkembangan ekosistem HarmonyOS dalam konferensi pers pada 26 Agustus 2026. Laporan Pandaily menjadi sumber utama pemberitaan ini, sementara laporan TechNode mengonfirmasi pernyataan MIIT tersebut.
Pencapaian itu menunjukkan bahwa HarmonyOS tidak lagi sekadar menjadi alternatif lokal setelah Huawei menghadapi berbagai pembatasan teknologi. Sistem operasi tersebut perlahan membangun basis pengguna dan ekosistemnya sendiri. Data Counterpoint Research menunjukkan HarmonyOS menguasai sekitar 5 persen pangsa penjualan smartphone global pada kuartal pertama 2026, menempatkannya di posisi ketiga setelah Android sebesar 73 persen dan iOS 22 persen.
Data yang lebih baru untuk kuartal kedua juga mempertahankan posisi tersebut. Android menguasai sekitar 75 persen penjualan smartphone global, sedangkan iOS memperoleh 20 persen dan HarmonyOS tetap berada di angka 5 persen. Angka tersebut mengacu pada smartphone yang terjual selama periode tersebut, bukan jumlah seluruh perangkat aktif yang menggunakan masing-masing sistem operasi.
Di China, posisi HarmonyOS bahkan lebih kuat. Pada kuartal pertama 2026, sistem operasi Huawei mencatat pangsa sekitar 19 persen dan berhasil berada di atas iOS yang memperoleh 17 persen. Android masih memimpin pasar China dengan sekitar 63 persen. Perkembangan ini berjalan beriringan dengan menguatnya penjualan perangkat Huawei di pasar domestiknya.
MIIT juga mengungkap skala ekosistem OpenHarmony yang jauh lebih luas. Jumlah perangkat yang menggunakan sistem berbasis OpenHarmony disebut telah melampaui 1,35 miliar unit. Angka tersebut tidak hanya mencakup smartphone, tetapi juga perangkat rumah pintar, kendaraan, serta berbagai sistem industri. MIIT menyebut teknologi berbasis OpenHarmony telah digunakan dalam skala besar di sektor otomotif, peralatan rumah tangga, metalurgi, dan petrokimia.
Perlu dicatat, angka 1,35 miliar tersebut merupakan jumlah perangkat dalam ekosistem OpenHarmony dan tidak dapat disamakan dengan jumlah smartphone HarmonyOS. Keduanya memiliki cakupan berbeda. Huawei sendiri sebelumnya melaporkan bahwa perangkat yang menjalankan HarmonyOS 6 telah melewati 80 juta unit, menunjukkan pertumbuhan ekosistem konsumen yang terus berlangsung.
Dengan posisi global yang semakin jelas dan ekosistem perangkat yang terus meluas, HarmonyOS kini memiliki pijakan lebih kuat sebagai pemain ketiga dalam persaingan sistem operasi mobile. Tantangan berikutnya adalah memperluas ekosistem aplikasi, mempertahankan pertumbuhan pengguna, serta meningkatkan kehadirannya di luar China.
