Netwriter can get reward Join NowLOGIN / DAFTAR Netwriter
February 4, 2023
Snap Today

Ulang Tahun ke-60 Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi

tiyar
  • Agustus 18, 2022
  • 2 min read
Ulang Tahun ke-60 Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi

Snaptoday, Livetoday – Abdul Halim Iskandar ber Ulang Tahun ke 60 pada 14 Juli 2022. Abdul Halim Iskandar atau lebih akrab di sapa Menteri Gus adalah salah satu menteri di kabinet kedua Jokowi. Pada 23 Oktober 2019, ia di angkat dan di lantik untuk membantu Presiden Joko Widodo dalam perannya sebagai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Rentan dan Menteri Senior Kabinet Imigrasi Indonesia dari 2019 hingga 2024. Hari itu, tagar Menteri Gus menjadi trending di Twitter, dan kata-kata mengalir ke Abdul Halim Iskandar. Salah satunya adalah pernyataan Direktorat Jendral PPKTrans Kemendes PDTT yang menuliskan ucapan selamat dan doa di akun media sosialnya.

“Kami mengucapkan selamat ulang tahun kepada Gus Menteri Abdul Halim Iskandar,” tulis Direkorat Jendral PPKTrans.

“Semoga selalu di berikan kesehatan, kemuliaan dan kekuatan dalam mengemban tugas mengawal pembangunan desa, daerah tertinggal dan pendatang di seluruh Indonesia,” pungkas Direktorat Jenderal PPKTrans.

Profil Abdul Halim Iskandar yang sedang Ulang Tahun

Ulang Tahun ke-60 Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi
Ulang Tahun ke-60 Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi

Abdul Halim Iskandar, M.Pd. lahir pada 14 Juli 1962 dan menjabat pada 23 Oktober 2019. Sejak 1999 menjabat sebagai ketua Partai Progresif Demokratik Partai Kebangkitan Bangsa Qiongbang, dan memulai karir politiknya, kemudian menjabat sebagai ketua DPW PKB Jawa Timur. Menteri Gus adalah cicit dari Bisri Shasuri dan kakak dari Muhammad Iskandar. Ia menikah dengan Lilik Umi Nashiah dan memiliki 3 orang anak.

Ia menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di Pesantren Manbaul Ma`arif di Jombang, Tanayal, Jawa Timur. Ia mengenyam pendidikan formal di MI, MTs dan MAN Mambaul Ma’arif Denanyar, Jombang dan melanjutkan pendidikannya di Universitas Negeri Yogyakarta. Setelah lulus S1, ayah tiga anak ini melanjutkan studi S2 di Universitas Nasional Malang, jurusan administrasi pendidikan. Pada tahun 1992, ia berhasil menyelesaikan pendidikan masternya.

Selain pendidikan formal, Halim bersekolah di Denanyar, sebuah pesantren di Manbauer Malif dari tahun 1968 hingga 1980. Kemudian Ia pernah menjadi guru BP di MAN Manbaul Maarif Denanyar, Jombang, kepala sekolah di SMK Sultan Agung Tebuireng, dan dosen di Pesantren Hasyim Asy`ari. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *