Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
May 25, 2024
SPOOTLIVE

7 Tips Mencegah dan Mengurangi Jerawat

Desi3
  • Juli 11, 2023
  • 5 min read
7 Tips Mencegah dan Mengurangi Jerawat

SPOOTLIVE – Siapa pun yang memiliki jerawat terus-menerus tahu betapa sulitnya mencoba menyembuhkan kulit.

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah pembentukan jerawat baru, memutus siklus jerawat yang seringkali tampak tanpa henti.

Meskipun tidak ada cara yang aman untuk menghilangkan jerawat selamanya, kamu dapat mengurangi jerawat dan membantu menjaga kulit ketap sehat.

Baca terus untuk mengetahui .. tips dan strategi untuk mencegah jerawat dan bersiaplah untuk kulit yang lebih bersih!

1. Cuci muka dengan benar

Jerawat bisa muncul di bagian kulit mana saja, tapi paling sering muncul di wajah. Para ilmuwan telah mengidentifikasi bakteri yang disebut Propionibacterium acnes yang dapat menyebabkan jerawat.

Bakteri ini menyebabkan peradangan ketika mengubah sebum, minyak yang ditemukan secara alami pada kulit, menjadi asam lemak.

Menghilangkan minyak berlebih, kotoran, dan keringat setiap hari dapat membantu mencegah jerawat – tetapi terlalu sering mencuci muka dapat memperburuk jerawat.

Mencuci muka secara berlebihan ternyata bisa menghilangkan sebum alami kulit yang sebenarnya menyebabkan kulit memproduksi lebih banyak minyak untuk menyeimbangkan kembali kulit

Jadi, mencuci muka secara berlebihan memang bisa memperparah jerawat, seperti halnya menggunakan pembersih atau astringen yang terlalu mengeringkan kulit.

Sebagai aturan umum, sebaiknya mencuci muka tidak lebih dari dua kali sehari. Para ahli juga menyarankan untuk menggunakan pembersih yang bebas sulfat, bebas pewangi, dan cukup lembut untuk digunakan dua kali sehari.

Tips mencuci muka:

Basahi wajah dengan air hangat (bukan panas)

Oleskan sedikit pembersih dengan gerakan melingkar yang lembut menggunakan jari, bukan waslap.

Bilas sampai bersih

Keringkan

2. Kenali jenis kulit

Mengetahui jenis kulit dapat membantu kita menentukan produk mana yang harus digunakan dan dihindari. Kamu dapat menggunakan parameter berikut untuk mengidentifikasi jenis kulit, tetapi sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan bantuan jika masih ragu:

Baca Juga:  Tentang Anemia Defisiensi Zat Besi, Apa Saja Gejala dan Pengobatannya?

Kering: Kulit sering terasa terkelupas dan kencang.

Berminyak: Kulit cenderung terlihat berkilau di penghujung hari.

Kombinasi: Memiliki area kering dan area berminyak. Daerah yang berminyak biasanya adalah T-zone, atau dahi, hidung, dan dagu.

Peka: Kulit mudah bereaksi terhadap produk dan rentan terhadap ruam, perubahan warna, atau iritasi.

Secara umum, orang dengan kulit berminyak lebih rentan berjerawat, tetapi siapa pun bisa berjerawat. Memiliki informasi jenis kulit dapat memudahkan untuk memilih rejimen jerawat yang membantu kulit tetap bersih.

Jika memiliki kulit sensitif dan rentan berjerawat, terlalu banyak produk dengan bahan aktif — seperti pencuci asam salisilat, toner eksfoliasi asam salisilat, dan krim retinol — dapat merusak pelindung kulit dan menyebabkan lebih banyak jerawat.

3. Gunakan pelembab

Pelembab membantu kulit tetap terhidrasi, yang membuat perbedaan besar untuk kulit berjerawat. Jika kulit terlalu kering, maka akan menghasilkan minyak (sebum) untuk mengimbangi kekeringan. Dan, seperti disebutkan di atas, kelebihan sebum bisa menyebabkan jerawat.

Namun, banyak pelembap yang mengandung minyak, pewangi sintetis, atau bahan lain yang dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan jerawat. Pastikan untuk memeriksa daftar bahan sebelum membeli pelembab untuk memastikannya bebas pewangi dan noncomedogenic.

​4. Tetap terhidrasi

Jika mengalami dehidrasi, tubuh mungkin memberi sinyal pada kelenjar minyak kulit kita untuk memproduksi lebih banyak minyak. Dehidrasi juga membuat kulit tampak kusam dan meningkatkan peradangan dan perubahan warna.

Untuk menjaga agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik, usahakan untuk minum setidaknya delapan gelas 8 ons air setiap hari.

Minum lebih banyak:

setelah berolahraga

saat hamil atau menyusui

ketika menghabiskan waktu di lingkungan yang panas dan lembab

5. Batasi penggunaan make-up

Meskipun kamu mungkin tergoda untuk menggunakan riasan untuk menutupi jerawat, ketahuilah bahwa hal itu dapat menyumbat pori-pori dan memicu jerawat.

Baca Juga:  Jerit Komando Saat Prabowo di Markas Kopassus Kamboja

Jika kamu tidak ingin menghilangkan riasan dari rutinitas sehari-hari, pilih alas bedak atau concealer yang nonkomedogenik dan bebas pewangi agar kulit tidak semakin teriritasi.

Pastikan untuk mencuci riasan secara perlahan di penghujung hari dan terutama sebelum tidur.

Selain membatasi penggunaan make-up, tidak ada salahnya untuk tetap memperhatikan produk lain yang  digunakan di dekat wajah, terutama produk penata rambut.

Semprotan rambut, sampo kering, dan produk tekstur dapat bersentuhan dengan kulit dan menyebabkan jerawat, jadi Anda mungkin ingin mempertimbangkan pilihan bebas minyak dan nonkomedogenik untuk produk ini.

6. Hindari menyentuh wajah

Menyentuh wajah dapat mentransfer bakteri dan kotoran yang menyumbat pori ke kulit. Memang, sulit untuk menghindari menyentuh wajah, tetapi cobalah untuk memperhatikan seberapa sering kamu menyentuh wajah dan hentikan tindakan tersebut sebanyak mungkin.

Juga membantu agar mencuci tangan secara teratur. Dengan begitu, jika kamu menyentuh wajah tangan dalam kondisi bersih.

7. Gunakan obat jerawat yang dijual bebas

Perawatan dengan obat jerawat dapat membantu menyembuhkan jerawat, dan terkadang bahkan mencegahnya sejak awal.

Ketahuilah bahwa penggunaan perawatan obat jerawat yang berlebihan terkadang dapat menyebabkan iritasi dan kekeringan, jadi penting untuk mengikuti petunjuk penggunaan.

Inilah yang harus kamu ketahui tentang bahan aktif paling umum ditemukan dalam perawatan obat jerawat:

Benzoil peroksida: Bekerja paling baik pada peradangan jerawat, seperti kista dan benjolan merah, karena membunuh bakteri penyebab jerawat.

Asam salisilat: Bahan ini sangat ideal untuk komedo hitam dan putih karena berfungsi untuk membuka pori-pori yang tersumbat dan mengurangi peradangan.

Sulfur: Belerang adalah bahan alami yang seringkali lebih lembut dari dua bahan yang disebutkan di atas. Ini dapat mengeringkan sel kulit mati untuk membuka pori-pori dan menyerap sebum berlebih.

Baca Juga:  6 Minuman Terbaik di Musim Hujan, Menghangatkan dan Menjaga Kesehatan Tubuh

Tidak yakin obat jerawat mana yang paling cocok untuk kulit atau tujuan kulit secara spesifik? Mungkin ada baiknya menghubungi dokter kulit untuk mendapatkan pendapat ahli tentang kulit kamu. Dokter kulit juga dapat memberikan rekomendasi produk profesional, bersama dengan saran tentang interaksi obat yang potensial untuk diingat.

Misalnya, menggunakan asam beta hidroksi (seperti asam salisilat) bersama dengan retinol dapat menyebabkan kekeringan dan iritasi yang berlebihan, jadi sebaiknya hindari mencampur produk dengan bahan ini.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *