Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
March 1, 2024
SPOOTLIVE

Langkah Mudah Membuat Taman di Halaman untuk Pertama Kali

Desi3
  • Mei 15, 2023
  • 3 min read
Langkah Mudah Membuat Taman di Halaman untuk Pertama Kali

SPOOTLIVE – Gali petualangan berkebun pertama kali dengan panduan langkah demi langkah ini untuk membantu memaksimalkan halaman rumah.

Memulai berkebun adalah salah satu hal paling bermanfaat yang dapat dilakukan. Menanam bunga atau memulai kebun sayur (atau keduanya!), dan semua orang bisa mendapat manfaat dari kegiatan ini.

Tetapi, jika ini pertama kali buat Anda, mungkin sedikit bingung untuk mengetahui dari mana harus memulai.

Tenang saja! Anda dapat dengan mudah berkebun dengan ritme dan waktu yang bisa disesuaikan dengan kondisi sendiri.

Ini dia beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memulai berkebun

1. Pertimbangkan apa yang akan ditanam

Apakah Anda ingin menanam kebun sayur? Kebun herbal? Taman bunga? Jika memilih sayuran dan herbs untuk digunakan, tanamlah yang akan dimakan atau ingin dicoba oleh keluarga.

Jika menginginkan bunga karena keindahannya, warna, dan keharumannya, putuskan apakah Anda menginginkan tanaman yang mekar hampir sepanjang waktu atau tanaman lain yang memiliki waktu mekar lebih pendek tetapi kembali tahun demi tahun.

Masing-masing, atau bahkan kombinasi, membuat taman yang menakjubkan tetapi akan memiliki perawatan yang berbeda.

2. Pilih spot taman terbaik

Hampir semua sayuran dan banyak jenis tanaman berbunga membutuhkan sinar matahari penuh selama 6-8 jam setiap hari.

Jadi, Anda perlu mengamati halaman sepanjang hari untuk mengetahui tempat mana yang menerima sinar matahari penuh versus naungan sebagian atau penuh.

Jangan khawatir jika halaman Anda sebagian besar teduh: Anda tidak akan bisa menanam tomat di tempat teduh, tetapi banyak tanaman lain (seperti hosta dan pakis luar ruangan) akan baik-baik saja.

Mencari tahu jenis tanaman bisa membantu Anda memahami berapa banyak sinar matahari yang dibutuhkan tanaman.

Jika memungkinkan, pilih tempat yang relatif datar untuk taman Anda karena lebih sulit, memakan waktu, dan berpotensi mahal untuk menangani taman miring. Dan pastikan taman baru Anda memiliki akses mudah ke sumber air.

3. Bershikan tanah

Langkah selanjutnya untuk memulai berkebun yaitu membersihkan tanah dari rumput liar dan gulma. Anda bisa menutup lahan yang ingin ditanami dengan lembaran koran. Lalu sebarkan kompos di atas koran, sirami setelah selesai dan tunggu. Dalam waktu empat bulan, kompos dan koran akan terurai dan siap ditanami.

4. Siapkan area yang akan ditanami

Menggemburkan tanah di area/bedengan baru sebelum disemai atau ditanam membantu akar tumbuh lebih mudah dan bisa mengakses air dan nutrisi yang mereka butuhkan. Ada dua metode: mengolah dengan alat mekanis seperti rototiller atau menggali dengan tangan.

Yang pertama adalah metode yang baik ketika Anda perlu mencampur tanah dan bahan lainnya dalam jumlah besar. Namun, mudah dilakukan secara berlebihan, yang pada akhirnya akan merusak struktur tanah. Menggali lebih praktis untuk menyiapkan tempat lahan.

Gunakan sekop atau garpu sekop untuk membalik 6-8 inci bagian atas tanah dengan hati-hati, sambil mencampurkan bahan organik dari. Kemudian, berjalanlah di atas bedengan yang telah disiapkan untuk memadatkan tanah. Anda bisa meletakkan papan kayu lapis sementara untuk mendistribusikan berat tubuh secara merata.

5. Mulai menanam

Setelah memutuskan jenis tanaman yang ingin ditanam, Anda bisa menabur benih di lahan yang telah disiapkan. Pastikan benih dan bibit tetap lembab tetapi tidak basah, atau bisa membusuk.

Metode yang lebih mudah untuk mulai berkebun adalah dengan membeli tanaman muda yang dapat dipindahkan ke tempat yang Anda inginkan. Gali lubang di lahan yang sudah disiapkan berdasarkan petunjuk label.

Keluarkan tanaman dari wadah dengan mendorong dari bawah. Jika akar telah tumbuh menjadi bola besar (dikenal sebagai ikatan akar), gunakan garpu tua atau jari Anda untuk mengurai beberapa akar luar sebelum memasukkannya ke dalam lubang. Tepuk-tepuk tanah di sekitar akar, lalu rendam tanah dengan air.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *