Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
May 25, 2024
SPOOTLIVE

Pelatihan Pembuatan Produk Bioteknologi: Bolu Terfortifikasi di SMA Surya Buana Malang

cheesyvalee
  • Mei 15, 2024
  • 2 min read
Pelatihan Pembuatan Produk Bioteknologi: Bolu Terfortifikasi di SMA Surya Buana Malang

NETWRITER – Pelatihan Pembuatan Produk Bioteknologi tim bolu kelor Universitas Negeri Malang turut berkontribusi mengatasi permasalahan stunting melalui program sosialisasi di lingkungan sekolah SMA.

Tim yang terdiri dari mahasiswa Bioteknologi Fakultas MIPA ini menggelar pelatihan pembuatan bolu dari daun kelor di SMA Surya Buana Malang. Kegiatan tersebut digelar Selasa (30/4) lalu dan dihadiri siswa-siswi kelas 12 SMA Surya Buana.

Stunting merupakan permasalahan yang meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir seiring dengan pertumbuhan populasi dunia, terutama pada anak-anak di Indonesia. Kekurangan gizi dan nutrisi dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan fisik dan mental yang akan berdampak dalam jangka panjang. Dengan menyadari pentingnya gizi yang seimbang dalam mencegah stunting, tim bolu kelor telah memperkenalkan pembuatan bolu kelor terfortifikasi sebagai salah satu solusi inovatif.

Daun kelor mengandung antioksidan yang tinggi, sehingga dihasilkan inovasi tersebut untuk membantu mengatasi stunting. Daun kelor juga mengandung beragam vitamin (vitamin A, vitamin B2, vitamin B6, dan vitamin C) dan mineral (zat besi dan magnesium) yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak dalam perkembangan untuk mencegah stunting.

Melalui kegiatan sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Produk Bioteknologi ini, tim bolu kelor mengajak siswa-siswi SMA Surya Buana untuk terlibat langsung dalam proses pembuatan bolu kelor tersebut. Mereka diberikan pengetahuan tentang manfaat gizi kelor dan pentingnya konsumsi makanan bergizi untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.

Sosialisasi dimulai dengan pemaparan singkat dari materi tim bolu kelor. Lalu diikuti dengan pembuatan bolu kelor yang dipandu dari tim bolu kelor. Siswa-siswi SMA Surya Buana mengikuti arahan dengan cukup baik, sehingga hasil akhir yang diharapkan dari bolu kelor dapat memenuhi ekspetasi.

Baca Juga:  Nostalgia Drama Korea yang Masih Dikenang Hingga Sekarang

Tim bolu kelor berharap setelah sosialisasi dan pelatihan pembuatan bolu kelor, siswa dapat menyadari pentingnya gizi yang cukup untuk menghindari stunting. Siswa diharapkan mampu membagikan pengalamannya kepada lingkungan disekitarnya agar stunting dapat diminimalisir lebih luas. Selain itu, diharapkan juga produk bioteknologi akan dikenal lebih luas lagi oleh masyarakat. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab untuk memastikan pemahaman siswa lebih dalam. Hasilnya sebagian besar siswa menjadi lebih paham tentang stunting, bioteknologi, dan bolu kelor terfortifikasi.

    Leave a Reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *