Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
April 13, 2024
SPOOTLIVE

Tips Bepergian Selama Ramadhan

Desi3
  • April 12, 2023
  • 3 min read
Tips Bepergian Selama Ramadhan

SPOOTLIVE – Ramadhan adalah bulan terpenting dalam kalender Islam. Selama Ramadhan, umat Islam di seluruh dunia berpuasa dari matahari terbit hingga terbenam.

Sebagian besar umat Islam lebih memilih untuk tinggal dekat dengan rumah selama bulan suci Ramadhan, karena bepergian dapat melelahkan secara fisik dan mental bahkan saat Anda tidak sedang berpuasa.

Namun, ada sebagian umat Islam yang perlu melakukan perjalanan selama Ramadan.

Tentunya, ini bisa menjadi pengalaman yang mengasyikkan dan bermanfaat untuk menyaksikan adat dan tradisi Ramadhan di berbagai belahan dunia.

Namun, bepergian selama Ramadan juga membutuhkan perencanaan dan pertimbangan ekstra untuk memastikan perjalanan yang lancar dan nyaman.

Berikut adalah beberapa tips berguna untuk membantu Anda mempersiapkan diri bepergian saat Ramadan.

1. Temukan waktu yang tepat untuk perjalanan Anda

 Akan lebih baik jika Anda dapat menunda perjalanan Anda sampai setelah Ramadhan berakhir. Namun, jika perlu bepergian saat berpuasa, hindari tempat-tempat yang panas dan lembab agar tidak dehidrasi dan hindari berbuka puasa saat bepergian.

Pilihan lain adalah melakukan perjalanan setelah sahur atau sebelum waktu berbuka puasa, sehingga Anda akan lebih bersemangat untuk melakukan perjalanan.

Untuk perjalanan singkat, pilih penerbangan yang berangkat setelah buka puasa dan mendarat sebelum sahur agar tidak perlu bepergian saat berpuasa.

2. Mengetahui waktu berbuka puasa

Dalam perjalanan jauh, jangan bingung kapan harus berbuka puasa. Lupakan saja pengaturan waktu di negara kedatangan dan keberangkatan.

Dimanapun Anda berada, atur waktu makan Anda sesuai dengan matahari terbit dan terbenam yang terlihat dari lokasi Anda.

Jika Anda bepergian ke negara-negara yang berada di dekat kutub, Anda pasti akan menghadapi siklus siang dan malam yang tidak biasa.

Baca Juga:  Peringatan 6 tahun NCT 127

Dalam hal ini, Anda bisa mengikuti jam puasa Arab Saudi, di mana Mekkah berada atau Anda juga bisa mengikuti jadwal negara asal Anda.

Saat transit, Anda tidak perlu mematuhi waktu puasa di negara keberangkatan atau kedatangan Anda. Misalnya, jika berada di pesawat terbang, Anda harus berbuka puasa saat melihat matahari terbenam dari lokasi Anda saat ini.

3. Siapkan cemilan darurat untuk iftar/sahur

Keadaan tak terduga dapat muncul kapan saja, mulai dari penerbangan tertunda hingga kemacetan lalu lintas.

Jadi, Anda mungkin harus makan dengan cepat untuk berbuka puasa atau sahur saat dalam perjalanan. Untuk contoh ini, siapkan beberapa makanan ringan yang mudah dibawa seperti sekantong kacang, kurma, granola, atau sereal batangan. Satu pak biskuit dan kotak jus juga bisa menjadi pilihan.

4. Jangan melewatkan sahur

Anda mungkin tergoda untuk tidur saat sahur jika merasa lelah. Namun, itu merupakan hal terakhir yang harus Anda lakukan.

Disarankan agar Anda bangun dan makan setidaknya sedikit, karena Anda akan membutuhkan energi sepanjang hari.

Setelah Anda mencapai tujuan, pergilah ke supermarket terdekat atau minimarket 24 jam untuk persediaan makanan yang tinggi protein dan karbohidrat kompleks seperti roti gandum dengan selai kacang, serta botol air minum biasa. Buah-buahan juga merupakan pilihan yang baik.

5. Ketahui adat, hukum, dan kebiasaan setempat

Ketahui dengan baik dengan peraturan daerah tujuan bepergian, karena beberapa tempat lebih ketat tentang aturan berpuasa. Menurut tradisi Islam, bahkan para musafir Muslim pun dikecualikan dalam beberapa keadaan luar biasa.

Perlu diketahui, makan atau minum di depan orang yang menjalankan puasa merupakan perbuatan yang harus dihindari.

Selalu menyenangkan dikelilingi oleh saudara dan saudari Muslim, terutama selama Ramadhan. Anda bisa mencari apakah ada komunitas Muslim di daerah tujuan atau memilih tempat tinggal yang dekat dengan masjid.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *