Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
August 5, 2026
TEKNOLOGI

Fregat GMF 140 Rheinmetall Bawa 64 Sel Rudal Canggih

  • August 5, 2026
  • 2 min read
Fregat GMF 140 Rheinmetall Bawa 64 Sel Rudal Canggih

TEKNOLOGI – Industri pertahanan Jerman kembali menghadirkan gebrakan di segmen kapal perang permukaan. Menurut laporan Interesting Engineering, perusahaan pertahanan Rheinmetall memperkenalkan GMF 140, fregat rudal kendali baru yang dibidik untuk memperkuat armada NATO dan negara-negara sekutu. Kapal sepanjang 140 meter dengan bobot lebih dari 6.000 ton ini dirancang untuk menghadapi ancaman modern sekaligus di udara, permukaan laut, dan bawah air, sambil tetap mampu menjalankan misi serangan jarak jauh.

Rheinmetall menyebut kapal ini dibidik untuk pasar ekspor, dan akan pertama kali ditawarkan lewat program pengadaan di Amerika Utara. Perusahaan yakin fregat ini akan menarik minat negara-negara yang sedang memperbarui armadanya di tengah meningkatnya tantangan keamanan di Eropa, Atlantik Utara, hingga Indo-Pasifik.

GMF 140 dirancang khusus untuk beroperasi di perairan yang penuh ancaman, mulai dari pesawat, rudal, kapal selam, hingga kapal permukaan lain. Menurut Rheinmetall, fregat ini memadukan pertahanan udara dan rudal, perang anti-kapal selam, serta kemampuan serangan jarak jauh dalam satu platform — semuanya dengan kebutuhan awak yang lebih ramping. Kapal ini juga dikembangkan agar memenuhi standar interoperabilitas NATO, sehingga bisa dengan mudah menjalankan operasi bersama angkatan laut sekutu.

Salah satu fitur utamanya adalah 64 sel Vertical Launch System (VLS) berukuran strike-length yang bisa menembakkan berbagai jenis rudal, mulai dari pertahanan udara, pertahanan rudal balistik, hingga serangan darat. Rheinmetall menyatakan kombinasi ini memberi fregat tersebut tingkat kesadaran ruang tempur dan kontrol tembakan yang biasanya hanya dimiliki kapal perang jauh lebih besar. Perusahaan turut merencanakan pemasangan sistem tempur AEGIS yang lazim digunakan Angkatan Laut Amerika Serikat dan sekutunya, meski kapal ini juga bisa dilengkapi sistem manajemen tempur alternatif seperti Lockheed Martin CMS330 yang mendukung integrasi sensor dan senjata dari Eropa maupun AS.

Dari sisi anti-kapal selam, GMF 140 dibangun dari nol dengan fokus kuat pada peperangan bawah air. Lambungnya dirancang bersinyal rendah dan dilengkapi manajemen akustik terintegrasi guna mengurangi kemungkinan terdeteksi, ditambah sonar hull-mounted dan sonar tarik untuk melacak kapal selam musuh. Kapal ini juga bisa membawa helikopter maritim buatan AS maupun Eropa, serta sistem tanpa awak untuk mendukung misi pengawasan dan anti-kapal selam.

Rheinmetall berencana memulai kampanye internasionalnya di Amerika Utara sebelum memperluas penawaran ke angkatan laut sekutu lain yang membutuhkan kapal mampu beroperasi berdampingan dengan kekuatan laut terdepan dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *